26 June 20190 Komentar | Dilihat : 235 kali
Ditulis oleh admin
Konferensi Kepala Desa se-Kecamatan Jenu di Jenggolo

Jenu.tubankab.go.id – Konferensi Kepala Desa adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan diikuti oleh semua kepala desa se-Kecamatan Jenu, bersama Forkopimka. Acara ini dipimpin oleh Camat Jenu Moh. Maftuchin Riza, S.STP, MM. Acara tesebut diadakan di Balai Desa Jenggolo Kecamatan Jenu, Rabu (26/6/2019).

Disampaikan oleh Camat Riza pelaksanaan pemerintahan di pemerintahan desa saat ini sedang hangat-hangatnya,kita akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades), terkait dengan  hal tersebut  jangan gara-gara beda pilihan yang sudah hidup rukun ini jangan menjadi pecah persaudaraan  kita hanya sebatas memilih yang terbaik dari yang paling baik.

Untuk keberlangsungan proses yang baik kita jaga bersama-sama. Terkait dengan pemerintahan yang lainnya kita kemarin sudah meresmikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang ada di masing-masing  desa kami meminta untuk segera mengirimkan soft copy maupun hard copy kelembagaan di BPD ke Kasi Pemerintahan Kecamatan Jenu mohon untuk segera di cukupi. Oleh sebab itu karena dengan kelembagaan BPD nanti juga bersamaan dengan pelaksanaan pemilihan kepla desa. Pilkades selesai  bisa langsung singkronisasi dengan kepala desa yang baru.

Perlu  kita laksanakan keberlanjutan pemerintahan ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) masing-masing desa, Rencana Kerja Pembangunan (RKP) desa  jadi segera disampaikan ke BPD dan Kepala Desa  untuk pembahasan selanjutnya keberlangsungan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang ada di desa .

Disampaikan pula oleh Camat Jenu  terkait dengan pengajuan Alokasi Dana Desa (ADD)  tahap dua untuk segera di mulai dan bisa dimulai apabila Pajak Bumi Bagunan (PBB) sudah lunas seratus persen, yang belum lunas disesuaikan dengan kelunasan kalau mau diambil bisa kalau sudah lima puluh persen bisa diambil lima puluh persen dari tahap kedua yang ada tapi prosesnya akan panjang karena nanti setelah lunas mengajukan kembali .

Jangan sampai terlambat untuk pelunasan PBB alangkah ruginya kita karena di ADD ada penghasilan tetap perangkat desa, itu yang harus kita antisipasi bersama pungkasnya. (klin/jn)

comments powered by Disqus